SAGKI 2010 menegaskan pentingnya metode narasi (kisah) dalam pewartaan.

JAUH hari sebelum istilah Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia (SAGKI) muncul sebagai ‘kosa kata’ baru dalam khasanah istilah gerejani di Indonesia sepanjang kurun waktu 15 tahun terakhir ini, sidang nasional yang melibatkan semua unsur Gereja Katolik Indonesia – baik umat katolik kebanyak dan jajaran hirarkinya – tidak pernah memakai istilah SAGKI. Pada sidang raya tahun 1995, label resmi yang dipilih KWI waktu itu adalah Sidang KWI-Umat. (Baca: SAGKI 2015: Menjadikan Keluarga sebagai “Gereja Rumah Tangga.”

1. Tahun 1995 : Sidang KWI-Umat tahun 1995 mengambil lokasi di Graha Kencana BKKBN di Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Fokusnya adalah bagaimana menemukan format Gereja Katolik Indonesia dalam upayanya merespon masalah-masalah sosial yang berkembang di masyarakat pada waktu itu. Dokumen yang dihasilkan dalam Sidang KWI-Umat itu adalah naskah berjudul “Mewujudkan Refleksi dan Proyeksi Keterlibatan Umat dalam Sejarah Bangsa”.

2. Tahun 2000 : Mulailah di perkenalkan istilah baru yakni Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia (SAGKI). Hajatan SAGKI ke-1 ini mengambil tema bahasan “Memberdayakan Komunitas Basis menuju Indonesia Baru”.

3. Tahun 2005 : SAGKI ke-2 diawali dengan apa yang disebut Pertemuan Nasional Orang Muda Katolik (Pernas OMK) yang berlangsung di Kompleks Kemping Pramuka Taman Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur. SAGKI ke-2 membahas tema pokok yakni “Bangkit dan Bergeraklah.”

4. Tahun 2010 : SAGKI ke-3 menyertakan semua utusan perwakilan dari 37 Keuskupan dan Keuskupan Agung dari seluruh Indonesia. Kali ini, tema pokok yang dibahas adalah “Ia Datang supaya Semua Memperoleh Hidup dalam Kelimpahan” (Bdk. Yoh. 10:10).

5. Tahun 2015 : SAGKI ke-4 membahas keluarga sebagai tema utamanya dengantagline panjang berbunyi “Keluarga: Sukacita Injil – Panggilan dan Perutusan Keluarga dalam Gereja da Masyarakat Indonesia yang Majemuk”. SAGKI ke-4 ini akan berlangsung di Via Renata, Puncak, Senin-Jumat, 2-6 November 2015. (Baca: SAGKI 2015: Keluarga Baik Munculkan Pribadi Berintegritas dan Berwatak Mulia)

[ Mathias Hariyadi | Sesawi.Net ]

eKatolik : Sebuah aplikasi Alkitab Katolik yang dipersembahkan kepada Tuhan dan sesama by Dominicus Bernardus dengan system "Android IOS" Google Play.

Fitur :
◌ Alkitab offline (Perjanjian lama, Perjanjian Baru, Deuterokanonika)
◌ Kalender Liturgi
◌ Renungan harian audio ► Fresh Juice
◌ Renungan harian text
◌ Kumpulan Doa
◌ Informasi acara-acara rohani (acara gereja, ziarah, dll)
... and more ...

Bagi sobat facebook (Umat Katolik) yang memiliki gadget ANDROID dan tentunya punya niat untuk meningkatkan iman lewat Doa, Alkitab, Renungan dll ..., silahkan install aplikasi eKatolik aplikasi Android IOS Google Play ► DI SINI.